Input & Output

INPUT DAN OUTPUT

Di mesjid-mesjid dan majlis-majlis taklim

berton-ton huruf dan kata-kata mulia

tanpa kemasan dituang-suapkan

dari mulut-mulut mesin yang dingin

ke kuping-kuping logam yang terbakar

untuk ditumpahkan ketika keluar.

Di kamar-kamar dan ruang-ruang rumah

berhektar-hektar layar kehidupan mati

dengan kemas luhur ditayang-sumpalkan

melalui mata-mata yang letih

ke benak-benak seng berkarat

untuk dibawa-bawa sampai sekarat.

Di kantor-kantor dan markas-markas

bertimbun-timbun arsip kebijaksanaan aneh

dengan map-map agung dikirim-salurkan

melalui kepala-kepala plastik

ke segala pejuru urat nadi

untuk diserap sampai mati.

Di majalah-majalah dan koran-koran

berkilo-kilo berita dan opini Tuhan

dengan disain nafsu dimuntah-jejalkan

melalui kolom-kolom rapi

ke ruang-ruang kosong tengkorak

orang-orang tua dan anak-anak.  

Di hotel-hotel dan tempat hiburan

beronggok-onggok daging dan virus

dengan bungkus sutera disodor-suguhkan

melalui saluran-saluran resmi

ke berbagai pribadi dan instansi

untuk dinikmati dengan penuh gengsi

Di jalan-jalan dan di kendaraan-kendaraan

berbarel-barel bensin dan darah

dengan pipa-pipa kemajuan ditumpah-ruahkan

melalui pori-pori kejantanan

ke tangki-tangki penampung nyawa

untuk menghidupkan sesal dan kecewa

Gus Mus, 1415

Kirim Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :