Mental Health, Begins with Me

Ah-Yusuf, Nursing, Universitas Airlangga

Konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja
diposting oleh ah-yusuf-fkp - 06 April 2017
kategori : Buku - 0 komentar
  1. A.        Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menurut Sholihah (2012) adalah suatu sistem program yang dibuat bagi pengusaha dan pekerja untuk mencegah terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja dalam lingkungan kerja. Pelaksanaan K3 merupakan salah satu bentuk upaya agar tercipta tempat kerja yang sehat, aman, bebas dari pencemaran lingkungan, dapat terbebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.

Kesehatan Keselamatan Kerja terdiri atas tiga kata yaitu kesehatan, keselamatan dan kerja. Keselamatan dalam bahasa Inggeris disebut safety yang berarti keadaan bebas dari celaka (accident) dan hampir celaka (incident atau near miss). Kesehatan dalam bahasa Inggeris disebut health. Kesehatan menurut Undang-undang Kesehatan No. 36 tahun 2009 ialah “keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup secara sosial dan ekonomis”. Kerja dalam bahasa Inggris dinamakan work atau occupation yang berarti kegiatan atau usaha untuk mencapai tujuan/ penghasilan (Geotsch, 1996). K3 merupakan suatu keilmuan multidisiplin yang menerapkan upaya pemeliharaan dan peningkatan kondisi lingkungan kerja, melindungi pekerja terhadap risiko bahaya, mencegah terjadinya kerugian, kebakaran  atau pencemaran lingkungan kerja (Sholihah, 2014).

Peraturan Pemerintah RI No. 50 tahun 2012 pasal 1 ayat 2 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, disebutkan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

 K3 harus diselenggarakan di semua tempat kerja, khususnya tempat kerja yang mempunyai risiko bahaya kesehatan, mudah terjangkit penyakit dan mempunyai karyawan paling sedikit sepuluh orang. Tujuan dasar dari pelaksanaan K3 adalah mencegah atau mengurangi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan terjadinya kejadian berbahaya lainnya. Sejalan dengan tujuan dasar tersebut, maka menurut Mangkunegara (2002) bahwa tujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja adalah sebagai berikut:

a)        Agar setiap pegawai mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan kerja baik secara fisik, sosial, dan psikologis.

b)       Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik-baiknya.

c)        Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya.

d)       Agar adanya jaminan atas pemeliharaan dan peningkatan kesehatan gizi pekerja

e)        Agar meningkatkan kegairahan, keserasian kerja dan partisipasi kerja.

f)         Agar terhindar dari gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan atau kondisi kerja.

g) Agar setiap pekerja merasa aman dan terlindungi dalam bekerja

Sumber: Yusida H, Suwandi T, Yusuf A, Sholihah Q, 2017, Kepedulian Aktif untuk K3 Sektor Informal, ULM Press.



Tinggalkan Komentar
Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   

Note

Blog ini digunakan sebagai media ekspresi dosen, informasi dan komunikasi, sarana pembelajaran untuk interaksi antara Dosen Pembimbing dan Mahasiswa. Blog ini juga dapat digunakan untuk khalayak umum pemerhati masalah kesehatan dan keperawatan, Terimakasih.

Greetings

Terimakasih, Selamat bergabung dengan Blog Kami, Yusuf, Departemen Keperawatan Jiwa & Komunitas, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga Surabaya.

Pengunjung

478206