Mental Health, Begins with Me

Ah-Yusuf, Nursing, Universitas Airlangga

Keselamatan Kerja
diposting oleh ah-yusuf-fkp - 06 April 2017
kategori : Buku - 0 komentar
  1. 1.         Keselamatan kerja

 Suma’mur (2009) mengemukakan bahwa keselamatan kerja merupakan suatu rangkaian usaha untuk mewujudkan situasi kerja yang aman dan tenteram bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Pengertian Keselamatan Kerja dalam sejarah keselamatan kerja adalah keselamatan yang berkaitan dengan alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, tempat kerja, lingkungan serta cara-cara melakukan pekerjaan. Jadi keselamatan kerja atau Occupational Safety diartikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keamanan dan keselamatan jasmani dan rohani pekerja, terhindar dari kecelakaan kerja. Sesuai dengan pengertian keselamatan kerja maka menurut Suma’mur (2009) bahwa faktor-faktor dari keselamatan kerja yaitu:

 

  1. Lingkungan kerja secara fisik

1)       Penempatan benda sedemikian rupa sehingga tidak  membuat orang lain cedera. Penempatan dapat dilakukan dengan memberi tanda, label dan peringatan yang cukup.

2)      Perlindungan kepada pekerja yang menggunakan peralatan kerja dengan memberikan alat perlindungan seperti helm safety, safety vest, safety boots, masker, sarung tangan, penutup telinga dan sebagainya.

3)      Penyediaan perlengkapan yang mampu untuk digunakan untuk pencegahan pertolongan dan perlindungan bagi pekerja seperti tabung oksigen, alat pemadam kebakaran dan sebagainya.

  1. Lingkungan sosial psikologis

Memberikan jaminan keselamatan kerja secara psikologis dapat dilihat pada aturan organisasi kerja, meliputi:

1)       Perlakuan yang adil terhadap semua pekerja tanpa membedakan agama, suku, kewarganegaraan, keturunan dan lingkungan sosial.

2)      Perawatan atau pemberian jaminan kesehatan terhadap pekerja yang melakukan pekerjaan beresiko  kecelakaan.

3)      Masa depan pekerja dalam keadaan tidak mampu lagi melakukan suatu pekerjaan akibat suatu kecelakaan, baik fisik maupun mental.

4). Kepastian kedudukan dalam pekerjaan yang merupakan jaminan bahwa pekerja dilindungi hak dan kedudukannya oleh peraturan, dijamin secara seimbang dengan kewajiban.

Sumber: Yusida H, Suwandi T, Yusuf A, Sholihah Q, 2017, Kepedulian Aktif untuk K3 Sektor Informal, ULM Press.



Tinggalkan Komentar
Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   

Note

Blog ini digunakan sebagai media ekspresi dosen, informasi dan komunikasi, sarana pembelajaran untuk interaksi antara Dosen Pembimbing dan Mahasiswa. Blog ini juga dapat digunakan untuk khalayak umum pemerhati masalah kesehatan dan keperawatan, Terimakasih.

Greetings

Terimakasih, Selamat bergabung dengan Blog Kami, Yusuf, Departemen Keperawatan Jiwa & Komunitas, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga Surabaya.

Pengunjung

478211