10 May 2017

Psikoneuroimunologi dalam Keperawatan Spiritual

Psikoneuroimunologi dalam Keperawatan Spiritual

Mc Cance pada tahun1994 menjelaskan tentang keterkaitan antara kondisi stres dan kejadian penyakit. Jay Quinlan, 2002 menyatakan bahwa apabila bagian tubuh tertentu disentuh, akan menyangkut tubuh secara keseluruhan dan menghadirkan berbagai kondisi mental dan emosional (Putra, 2011). Beliau juga menyatakan bahwa pemberian perhatian saja merupakan bagian dari proses penyembuhan. 

Candice Pert mengungkapkan bahwa apabila kita berhadapan dengan sesuatu yang tidak mengenakkan  misalkan berupa kejutan, dengan segera ada perasaan menggigil. Hal ini menunjukkan bahwa informasi itu sangat cepat dan dapat dipancarkan dari pikiran ke perilaku. Pusat otak yang berhadapan dengan emosi atau informasi ada di sistem limbik secara tepat di hipotalamus. Mekanisme atau hubungan antara kondisi stres dan berbagai macam penyakit dapat dijelaskan dengan kajian yang disebut psikoneuroimunologi.

Sumber: Yusuf, dkk, 2016, Kebutuhan Spiritual; Konsep dan Aplikasi dalam Asuhan Keperawatan, Mitra Wacana Media, Jakarta.


Kirim Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Ah. Yusuf S., S.Kp., M.Kes.