Mental Health, Begins with Me

Ah-Yusuf, Nursing, Universitas Airlangga

Konsep Holistik dalam Keperawatan Spiritual
diposting oleh ah-yusuf-fkp - 10 May 2017
kategori : Spirituality in Nursing - 0 komentar

Konsep Holistik dalam Keperawatan Spiritual

Paradigma dalam keperawatan holistik, body-mind-spirit adalah sesuatu yang saling ketergantungan dan saling memperkuat satu sama lain. Setiap manusia mempunyai komponen body-mind-spirit, keberadaannya sangat diperlukan dalam proses penyembuhan (healing). Kata healing itu sendiri berasal dari kata; whole dan holy, keduanya berasal dari asal kata yang sama hol, yang berarti whole = menyeluruh.

Paradigma inilah yang memberikan sugesti secara alamiah bahwa proses penyembuhan merupakan proses spiritual yang mencerminkan totalitas manusia. Totalitas spiritual manusia tampak pada domain spiritual, berupa; mystery, love, suffering, hope, forgiveness, peace and peacemaking, grace, and prayer

  1. 1.      Mystery

Mystery adalah pengalaman manusia yang melekat dalam kehidupannya, dan ini  merupakan nilai spiritual yang melekat dalam dirinya. Mystery adalah sesuatu yang dimengerti dan dapat menjelaskan yang akan terjadi setelah kehidupan ini. Kepercayaan terhadap apa yang terjadi setelah kehidupan inilah yang memberi nilai spiritualitas manusia, sehingga dia bisa menilai kualitas perilaku dalam kehidupan untuk kehidupan akhirat.

Kepercayaan terhadap nilai kehidupan akhirat akan memberikan spirit khusus, menjadi motivator persepsi dalam memaknai sehat sakit, menjadi sumber kekuatan dalam proses penyembuhan yang dapat mengalahkan semua kesakitan dan penderitaan di dunia. Hidup di dunia hanyalah sementara, kehidupan akhikrat akan kekal selamanya, dan semua bekal kehidupan kekal di akhirat harus di bangun dan diciptakan selama hidup di dunia.

  1. 2.      Love

Cinta merupakan sumber dari segala kehidupan, menjadi bahan bakar dari nilai spiritual, karena perasaan cinta berasal dari hati, pusat dari penampilan ego seseorang. Ego adalah pemenuhan kebutuhan dasar manusia sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Cinta, seperti sebuah spirit, tidak jelas tempatnya, waktu, dan situasi dimana perasaan tersebut dirasakan, tetapi ini merupakan sumber energi dalam proses penyembuhan.

Hubungan antara cinta dan proses penyembuhan adalah meneruskan berbagai sumber untuk eksplorasi sesuatu yang menakjubkan dalam proses penyembuhan. Cinta termasuk suatu yang misterius, terkait dengan pilihan dan perasaan, antara memberi dan menerima. Cinta termasuk dimensi cinta pada diri sendiri, devine love, cinta untuk orang lain, cinta kepada Rasulullah, dengan kehidupan rohaniah, dan cinta untuk seluruh aspek kehidupan. Adanya perasaan cinta merupakan kunci dari domain spiritualitas seseorang.

  1. Suffering

Keberadaan dan arti penderitaan adalah merupakan domain spiritual. Penderitaan adalah salah satu issue inti dari misteri kehidupan, dapat terjadi karena masalah fisik, mental, emosional dan spiritual. Meskipun demikian, tidak semua orang merasakan penderitaan yang sama untuk suatu keadaan yang sama. Perasaan dipengaruhi oleh konsep sakit dan nilai spiritual tentang makna penderitaan, budaya, latar belakang keluarga, amalan keagamaan, dan kepribadian seseorang. Perawat perlu memperhatikan respon penderitaan seseorang karena akan mempengaruhi konsep sehat sakit dan upaya mencari penyembuhan.

Penderitaan atau kesengsaraan adalah sesuatu yang relatif, tergantung fokus dan makna spiritual yang dikembangkan. Nabi Ayyub, pernah dicoba oleh Allah dengan diberikan penderitaan berupa penyakit kulit yang tidak kunjung sembuh. Beliau dengan sabar dan ihlas menjalani penderitaan ini dengan makna spiritual yang sangat tinggi, bahkan sampai ditinggalkan oleh anak dan istri, dikucilkan oleh masyarakat. Meskipun demikian, sama sekali tidak ada penderitaan yang dirasakan oleh Nabi Ayyub, bahkan beliau menjadi sangat bahagia karena bisa memberi hak hidup bagi semua kuman penyebab penyakit yang dialami. Ulat yang menggerogoti pinggir lukanya tetap dibiarkan hidup, disisihkan ketika akan sholat, dan dikembalikan lagi setelah sholat. Subhanallah, akhirnya Nabi Ayyub kembali diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

  1. 4.      Hope

Harapan terkait dengan keinginan di masa yang akan datang, berorientasi pada masa yang akan datang. Ini adalah merupakan energi spirit untuk mengantisipasi apa yang akan terjadi kemudian, bagaimana caranya bisa menjadi lebih baik. Disinilah makna spiritualitas dari sebuah harapan. Dia merupakan hubungan yang positif antara harapan, spiritual well-being, nilai keagamaan, dan perasaan positif lainnya.

Menanamkan harapan dalam kehidupan spiritual yang sesungguhnya akan menjadi fondasi utama dalam menemukan makna kehidupan seseorang, menjadi penentu arah dalam pilihan kehidupan, menjadi dasar dalam berfikir dan berperilaku seseorang. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai spiritual orang tua kepada anak menjadi hal penting dalam membangun masadepan anak, menjadi penentu arah kemana mereka akan berkembang.

  1. 5.      Forgiveness

Pemaaf adalah komponen utama dari self-healing. Sikap mau memaafkan adalah kebutuhan yang mendalam dan pengalaman yang sangat diharapkan dapat dilaksanakan seseorang.  Keadaan ini memerlukan keyakinan kuat bahwa Tuhan Maha Pemaaf.

Memaafkan adalah suatu sifat, sikap dan perilaku yang sulit dilaksanakan, apalagi ketika kita merasa pernah disakiti, semua akan tetap membekas. Memerlukan kesadaran mendasar bahwa kita ini bukan siapa-siapa, semua terjadi atas kehendak-Nya. Kita lahir tidak membawa apa-apa, matipun tidak membawa apa-apa. Apa yang harus kita sombongkan, kenapa tidak bisa memaafkan seseorang. Tuhan saja maha pengampun. Kita memang bukan tuhan, kita bukan malaikat, tetapi kesadaran untuk bisa memaafkan terhadap perilaku yang kurang bisa terima adalah sesuatu yang harus kita latih dengan mengedepankan makna spiritual bahwa kitapun belum tentu lebih benar dan lebih baik dari mereka. Dengan demikian forgiveness akan menjadi komponen utama dalam proses penyembuhan diri dan mengurangi makna penderitaan.

  1. 6.      Peace and Peacemaking

Damai dan pembentukan perdamaian bagi sebagian orang tidak bisa dipisahkan dari keadilan yang melekat pada diri seseorang, dimana seseorang bisa hidup dan berada dalam langkungan alamiah dan menyembuhkan. Kedamaian ini tidak tergantung dari lingkungan eksternal, banyak orang datang dari sisi kelam kehidupan atau brutal menjadi pejuang perdamaian. Keadaan ini mengalir dari hubungan yang membuat kita bertahan dalam kehidupan yang damai. Ini adalah pencapaian spiritualitas yang besar.

Perdamaian adalah suatu cita-cita hidup yang luhur dan indah, tetapi kenapa masih saja ada perang. Mereka berusaha mendapatkan perdamaian tetapi dengan cara merusak, menyakiti dan membunuh yang lain. Apa yang salah dalam kehidupan ini. Menurut Asy’ari, 2012 tahap spiritual keagamaan seseorang terdiri dari 3 tahap, faith, though, dan discovery. Apabila keyakinan spiritualitas keagamaan berhenti pada tahap faith, seseorang akan berpendapat bahwa hanya ajarannya yang benar. Ini berbahaya, karena menganggap keyakinan yang lain menjadi salah. Apabila keyakinan keagamaan berhenti pada tahap thought juga berbahaya, karena seseorang akan menganggap hanya pemikiran dan rasional ajarannya saja yang benar, sementara yang lain salah. Tahap spiritualitas keagaamaan harusnya sampai pada tahap discovery, diamana setiap manusia dapat memberi manfaat bagi yang lain, apapun keyakinannya dapat hidup saling menghargai, saling berdampingan, memperjuangkan kehidupan spiritual sesuai keyakinannya dan ternyata muaranya sama, Tuhan. Inilah kehidupan yang Rahmatan lilalamiin, terciptalah kedamaian bagi semuanya.

  1. 7.      Grace

Anggun, lemah lembut adalah pengalaman yang mengandung elemen surprise atau kejutan, perasaan terpesona, kagum, misteri dan perasaan bersyukur akan keadaan kita. Grace merupakan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi sesuatu yang tidak menyenangkan atau tidak diharapkan. Grace dalam kehidupan nyata lebih tampak pada rasa bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan.

Bersyukur adalah berterimakasih, pengakuan kepada Tuhan bahwa semua kenikmatan adalah pemberian Tuhan. Kita awalnya tidak ada, lahir, tumbuh, berkembang, sehat, cantik, tampan, pandai, bahagia, semua adalah pemberian Tuhan yang tidak ternilai harganya. Tidak ada alasan manusia untuk tidak bersyukur sampai kita nanti kembali menghadap Tuhan untuk mempertanggung jawabkan semua apa yang telah diberikan. Bersyukur merupakan indikator keimanan dan pengakuan atas kekuasaan Tuhan.

  1. 8.      Prayer

Berdoa merupakan ekspresi dari spiritualitas seseorang. Berdoa adalah insting  terdalam dari manusia, keluar dari suatu kesadaran yang tinggi bahwa Tuhan adalah maha mengatur semua kehidupan. Berdoa meliputi pencarian terhadap hubungan erat dan komunikasi dengan Tuhan atau sumber yang misterius. Berdoa adalah usaha keras  untuk memohon kepada Tuhan agar diberikan kebaikan, keberkahan, kemudahan, kesehatan, jalan keluar dari segala kesulitan dan lain-lain.

Demikianlah paradigma proses penyembuhan berbasis spiritual yang mencerminkan totalitas kehidupan spiritualitas manusia.

Sumber: Yusuf, dkk, 2016, Kebutuhan Spiritual; Konsep dan Aplikasi dalam Asuhan Keperawatan, Mitra Wacana Media, Jakarta.



Tinggalkan Komentar
Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   

Note

Blog ini digunakan sebagai media ekspresi dosen, informasi dan komunikasi, sarana pembelajaran untuk interaksi antara Dosen Pembimbing dan Mahasiswa. Blog ini juga dapat digunakan untuk khalayak umum pemerhati masalah kesehatan dan keperawatan, Terimakasih.

Greetings

Terimakasih, Selamat bergabung dengan Blog Kami, Yusuf, Departemen Keperawatan Jiwa & Komunitas, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga Surabaya.

Pengunjung

478273