Spirituality vs Tindakan Medis; Diet, Eutanasia

Aturan diet

Berbagai aturan diet sangat bervariasi antara agama satu dengan lainnya. Ada yang melarang memakan daging babi, anjing, bahkan daging sapi. Aturan diet ini sangat penting diperhatikan perawat agar pemilihan jenis nutrisi yang disajikan di rumah sakit tetap dapat memenuhi komposisi nutrisi tanpa menimbulkan konflik keyakinan keagamaan.

Beberapa obat dan alat kesehatan (benang jahit) juga ada yang mengandung komponen serat atau minyak babi. Keadaan ini sangat penting diperhatikan dan dipertimbangkan untuk klien muslim. Beberapa tradisi masyarakat Indonesia juga melakukan pengobatan dengan binatang yang menjijikkan seperti mengobati penyakit kulit dengan menggoreng tokek, obat kejantanan pria dengan menelan bayi tikus (cindil) yang masih hidup, pengobatan dengan darah cobra, dan sebagainya. Semua pilihan ini dapat menimbulkan konflik keyakinan. 

 

Eutanasia

Eutanasia adalah proses pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit tapi sangat minimal. Tindakan ini biasanya dilakukan melalui pemberian suntikan zat yang mematikan.  Tindakan ini, sering menimbulkan konflik keyakinan terkait keagamaan, norma budaya dan aturan hukum yang berlaku.

Di beberapa negara, eutanasia dianggap legal. Seseorang yang sudah sangat tua, mengalami penderitaan akibat proses menua, berpenyakit kronis bisa meminta ingin di suntik mati kapan, dimana, ditungguin oleh siapa saja, hartanya diserahkan kepada siapa dan sebagainya. Tetapi di negara-negara lainnya dianggap melanggar hukum. Oleh karena itu, pemilihan tindakan ini harus benar-benar dipertimbangkan pembatasan, persyaratan, dan prosedur yang ketat dengan  memandang aspek hukum yang berlaku.  

Sumber; Yusuf, dkk, 2016, Kebutuhan Spiritual Konsep dan Aplikasi dalam Asuhan Keperawatan

Kirim Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :