Mental Health, Begins with Me

Ah-Yusuf, Nursing, Universitas Airlangga

Orang yang tidak tersentuh Api Neraka
diposting oleh ah-yusuf-fkp - 04 July 2017
kategori : Umum - 0 komentar

ORANG YG TAK TERSENTUH API NERAKA

 

Rasulullah saw bersabda :

 

"Maukah kalian aku tunjukkan orang yg Haram baginya tersentuh api neraka?" Para sahabat berkata, "Mau, wahai Rasulallah!" Beliau menjawab:

"(yg Haram tersentuh api neraka adalah) orang yg Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl."

(H.R. At-Tirmidzi dan Ibnu Hiban).

 

1. Hayyin

Orang yg memiliki ketenangan dan keteduhan lahir maupun batin.

Tidak mudah memaki, melaknat serta teduh jiwanya..

 

2. Layyin

Orang yg lembut dan santun, baik dlm bertutur-kata atau bersikap. Tdk kasar, tdk semaunya sendiri. Lemah lembut dan selalu menginginkan kebaikan utk sesama manusia

 

3. Qarib

Akrab, ramah diajak bicara, menyenangkan bagi orang yg diajak bicara. Dan murah senyum jika bertemu.

 

4. Sahl

Orang yg tdk mempersulit sesuatu. Selalu ada solusi bagi setiap permasalahan.

 

Semoga kita semua bisa menjadi orang yg

Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl.

Hingga haram jasad kita tersentuh api neraka...

 

Aamiin Yaa Robbal 'aalamiin

 

Jadikan pekerjaan menjadi “Misi Hidup”

 

Seorang wanita tua, bertubuh gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak pagi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah. Hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian murah.

 

Lalu apa untungnya? wanita itu terkekeh menjawab ,”Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun” tapi bukankan ia bisa menaikan harga sedikit? sekali lagi ia terkekeh, “lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli, siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?” katanya sambil menunjukan para lelaki yang kini berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja.

 

Pelajarannya:

betapa cantiknya, bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami kehadiran karyanya,  demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tidak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut.

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Artinya: “Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

Allah SWT berfirman:

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ

Artinya: “Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)

 

Implikasi dalam kehidupan:

Saudaraku....eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kemanfataannya pada yang lain. Kalo saat ini anda menjadi dokter, perawat, DPR, perangkat pemerintahan, petani, nelayan, pedagang bahkan presiden, itu adalah amanat Allah SWT yang harus kita jalankan untuk kemanfaatan yang lain  dan merupakan misi hidup mengapa kita diciptakan menjadi manusia. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan keberkahan untuk kita semua....amin...Wallahu A'lam Bishawab ...... berlanjut... semoga sukses selalu, (setiadi, 10  Juni`17)



Tinggalkan Komentar
Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Note

Blog ini digunakan sebagai media ekspresi dosen, informasi dan komunikasi, sarana pembelajaran untuk interaksi antara Dosen Pembimbing dan Mahasiswa. Blog ini juga dapat digunakan untuk khalayak umum pemerhati masalah kesehatan dan keperawatan, Terimakasih.

Greetings

Terimakasih, Selamat bergabung dengan Blog Kami, Yusuf, Departemen Keperawatan Jiwa & Komunitas, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga Surabaya.

Pengunjung

475749