04 July 2017

Hati Ibarat Rumah

HATI itu IBARAT RUMAH.

 

Rumah itu..

Sudah dibersihkan dari debu, dari kotoran yang terbawa alaskaki, dari daun2 kering yang tertiup angin, dari sarang laba2, rayap, semut dan tikus,

Tapi..

Beberapa hari kemudian, bahkan beberapa jam saja, akan kembali kotor Lagi. 

Dan..

Kita pun membersihkannya Lagi , dan Lagi.  Walau kadang lelah, tapi terus saja dilakukan. Sebab kalau tidak, maka rumah lama-kelamaan akan rusak dan ambruk.

 

IBARAT ITULAH HATI.

Ia wajib terus meneruskan diBERSIHkan dari kotoran yang datang. Baik yang disengaja maupun yang tanpa kita sadari.

Sebab bila tidak, Hati pun akan kotor dan bila terlalu lama kotor, ia akan mengeras dan mati.

 

Lihatlah..

Begitu banyak kotoran hati yang menghinggapi kita ditiap harinya.

Mulai dari *lalai dari zikir, *gibahin tetangga, *hasad pada kepemilikan orang lain, *dendam pd orang yg berlainan pendapat degan kita, *mengumpat, *marah yg berlebihan, dan lain2 penyebab kotornya hati.

 

Maka..

Kita perlu TERUS-MENERUS MENGISI HATI DENGAN ZIKIR,

DGN BERISTIGHFAR,

DENGAN BERBAIK SANGKA PADA ALLAH DAN PADA SAUDARA KITA.

 

Moga bermanfaat & dapat kita amalkan..

 

Wallahu a'lamu bish shawab..


Kirim Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Ah. Yusuf S., S.Kp., M.Kes.